May 15, 2009

TARIF KIRIM PESAWAT

Ongkos Kirim pengiriman alat drum band, marching band dan perlengkapannya serta seragam tergantung dari ekspedisi yang akan dipakai dan waktu tempuh pengiriman. Ekspedisi pengiriman juga terdiri dari banyak alternatif seperti via darat, via laut dan via udara yang terdiri dari banyak pilihan perusahaan ekspedisi. Sebagai contoh pengiriman ke Pekanbaru Sumatera Utara via cargo Port to Port, jika anda order alat drum band 1 paket untuk tingkat SD kualitas terbaik berat barang kurang lebih sekitar 170 kilogram (berat sudah termasuk Volume), via cargo pesawat tarif perkilo Rp. 7000,-. maka ongkos kirim total Rp. 1.190.000,-. dengan catatan penerima mengambil barang di gudang cargo bandara. pengiriman port to port lebih efektif dan efisien karena pengiriman lebih cepat dan lebih murah dibanding ekspedisi yang lainnya dengan perbandingan waktu pengiriman tercepat.
Alternatif yang paling murah adalah via kantor pos reguler, kelemahannya waktu pengiriman yang relatif lama dan resikonya yang lebih besar. Perbandingannya untuk pengiriman via kantor pos reguler satu paket SD kualitas terbaik sekitar Rp. 850.000.
untuk lebih detailnya, silahkan kontak kami jika ingin menanyakan tentang pengiriman barang ke tempat anda. terimakasih.

Berikut Tarif Perkilo sesuai tujuan dan volume barang :
To Port Garuda Batavia Mandala Lion To Door
TUJUAN 1-10 Kg Normal 45 + 100 + 300 + TARIF 1 s/d 10 > 10 kg TARIF TARIF
banjarmasin 112,500 10,235 9,250 8,750 8,200 6,600 7,000 7,000 7,500 9,000
banjarbaru - - - - - - - - - 11,500
palangkaraya 95,000 8,050 7,100 6,800 6,600 8,250 - - - 11,000
sampit - - - - - - - - - 12,500
pangkalan bun - - - - - - - - - 13,500
kota baru - - - - - - - - - 12,500
batu licin - - - - - - - - - 12,500
buntok - - - - - - - - - 10,500
balikpapan 131,500 13,100 10,400 10,250 8,800 6,500 8,250 7,250 9,250 12,000
samarinda - - - - - - - - - 13,500
bontang - - - - - - - - - 14,000
sangata - - - - - - - - - 15,000
berau - - - - - - - - - 18,500
tarakan - - - - - 12,500 - 13,750 - 17,500
tenggarong - - - - - - - - - 15,000
ujung pandang 125,000 11,850 10,500 9,250 9,000 9,600 11,150 11,000 9,700 14,500
palu - - - - - 14,000 12,500 12,500 12,550 16,500
manado 171,750 16,650 15,850 13,000 12,750 13,950 13,500 13,000 15,250 16,500
gorontalo - - - - - - - - 15,050 20,000
kendari 152,500 14,750 14,150 - - 13,500 - - 14,500 16,500
ternate 174,000 16,500 16,000 15,750 15,250 - - - 19,450 -
sorong - - - - - - - - 21,850 -
kupang 129,500 11,650 10,900 10,300 9,750 12,650 - - - 16,000
batam 88,650 8,350 7,350 7,250 7,150 7,150 9,600 9,600 7,400 14,000
pekanbaru 82,500 7,750 7,600 7,300 7,000 7,600 7,950 7,800 8,450 12,500
medan 117,500 11,250 10,400 9,850 9,500 7,700 5,750 8,650 9,650 13,500
banda aceh 153,000 15,200 14,600 14,200 13,750 - - - 14,150 19,000
palembang 59,500 5,700 5,450 5,200 5,100 5,150 - - 6,100 10,000
padang 95,750 9,350 8,300 7,950 7,600 6,000 7,150 6,050 7,950 11,500
jambi 67,800 6,300 5,850 5,750 4,600 6,950 - - 7,100 10,000
bengkulu - - - - - 6,650 - - - 10,500
pontianak 85,000 8,400 7,500 7,250 7,100 6,000 - - - 13,000
tanjung pinang - - - - - 11,050 - - - 17,000
tanjung pandan - - - - - 10,650 - - - 15,000
kapuas - - - - - - - - - 11,500
pangkal pinang 73,500 7,100 6,900 6,550 6,300 6,950 10,350 7,000 - 12,500
lampung 59,500 5,500 5,150 4,600 4,300 14,500 - - 15,000 22,000
ambon 180,000 17,750 16,900 16,350 15,600 14,500 - - 15,000 22,000
biak 275,000 26,750 25,700 24,200 - - - - - -
jayapura 275,000 26,500 25,500 25,000 24,500 27,150 - - - 29,500
timika 270,500 26,500 25,500 24,500 24,000 27,150 - - - 31,500
manokwari - - - - - 21,750 - - - -
jakarta 39,500 3,950 3,300 3,150 2,750 3,100 3,950 3,950 3,600 12,000
denpasar 49,500 4,450 3,350 3,150 2,750 - - - 4,950 7,000
surabaya - - - - 2,300 2,750 2,850 1,750 2,850 5,500
mataram 88,700 8,350 7,900 7,600 7,100 - - - - 15,000
tual - - - - - - - - 23,000 -

Labels:

MARI MENGENAL DRUM BAND & MARCHING BAND

DRUM BAND

Sejarah Singkat Drum Band Indonesia

Drumband di Indonesia sebetulnya sudah banyak sekali penggemarnya namun dalam sejarah berdirinya, organisasi ini belum lama ada. Itupun muncul atas desakan keras dari Dinas olahraga DKI Jaya dan KONI DKI Jaya oleh karena itu Yayasan Dharma Wanodya, sebuah perkumpulan Drumband di Jakarta, pada tanggal 25 September 1977 mengambil prakarsa untuk mengadakan pertemuan dengan seluruh perkumpulan drumband yang ada di DKI Jakarta Raya. Pertemuan pertama tersebut berlanjut dengan pertemuan kedua tanggal 7 Oktober 1977. Atas keputusan pertemuan tersebut, dibentuk kelompok yang terdiri dari 5 orang, untuk mempersiapkan pembentukan wadah organisasi drumband. Kelima orang itu adalah B. Nurdanadharma, Gusanto Mulyohardjo, Drs. Zaidan Hendy, Slamet Nugrahono dan E. Sukarno. Bahkan Pemerintah DKI Jaya mendesak lebih lanjut untuk secepatnya, organisasi itu terbentuk dengan S.K. Gubernur KDH DKI Jaya No. 700 yang isinya menentukan bahwa kegiatan drumband dibina oleh Dinas Olahraga dan KONI DKI Jaya.
Singkatnya pada Desember 1977, terbentuklah PB. PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) dengan beberapa peraturan yang masih bersifat sementara, termasuk Anggaran Dasarnya. Menurut perhitungan yang ada jumlah unit drumband di seluruh Indonesia lebih banyak dari pada apa yang tercatat sebanyak 84 drumband. Kenyataannya setelah diadakan hubungan dengan semua Bupati maupun Walikota seluruh wilayah Indonesia, mendapat tanggapan positif, dan terdaftar 400 unit drumband, yang tersebar di 25 prospinsi. Dari sekian banyak unit drumband itu, ternyata yang pernah ikut dalam kejuaraan-kejuaraan Terbuka Drumband Jakarta, Piala Sri Sultan Hamengku Buwono IX serta Kejuaraan Nasional. Selain itu masih ada kejuaraan-kejuaraan di daerah-daerah, seperti di Surabaya, Purwokerto, Medan dan lain-lainnya. Hingga saat ini belum ada standarisasi mengenai peraturan perlombaan. Sedang yang dipergunakan adalah peraturan penerapan beberapa aspek olahraga terkandung dalam kegiatan drumband seperti : aspek pendidikan, kesehatan, prestatief, dan terakhir Hankamnas dalam rangka ketahanan nasional.

Unsur-unsur Gerakan Olahraga dalam Drumband

Drumband suatu kegiatan yang mengadung gerakan-gerakan di tempat dan berjalan, yang mengandung unsur-unsur :
1. Gerakan Pelepasan/Perenggangan, yang ditampilkan dalam memukul, gerakan-gerakan lengan dan kepala dari penata rama (Mayor/Mayorette), dalam memberikan aba-aba para pemain drumband.
2. Gerakan Penguatan, semua pemain drumband harus memiliki kekuatan otot guna membawa peralatan drumband.
3. Gerakan Ketangkasan/Kekuatan, ini dapat dilihat dalam Pom-Pom Girl, Baton Twilers, Colourguard dan ketangkasan drum mayor dalam gerakan membawa, melempar menangkap stik, mengambil, memainkan alat tersebut, membuat koreografi sesuatu instruksi
4. Gerakan Keindahan, merupakan gabungan gerakan secara keseluruhan dari pada pemain drumband, keterampilan, kelincahan pemain drum dan penata rama, mengandung gerakan yang indah/estetis.
5. Koordinasi, permainan drumband merupakan perpaduan dari koordinasi para pemain, baik penampilan maupun gerakan seluruh bagian-bagian tubuh mereka.

Mengenal Olahraga Drumband

Drumband cabang olahraga yang dilakukan secara berkelompok melibatkan berbagai peralatan dan gerakannya diikuti musik yang mereka mainkan. Karena masuk olahraga berkelompok, maka dumband banyak sekali menemui faktor kesulitan.
Seperti cabang olahraga lainnya, drumband juga dibagi dalam beberapa peringkat (kelas-kelas) yaitu Kelas A dan Kelas B. Kelas A, peralatannya dibatasi dengan alat-alat pukul atau disebut perkusi.
Kelas A, ini dibagi dalam 4 Divisi :
- Divisi I
- Divisi II
- Divisi III
- Divisi IV.
Sedang Kelas B adalah unit drumband yang peralatannya tidak dibatasi. Artinya boleh ditambahn dengan instrumen tiup. Ada dua Divisi Kelas B, Divisi I dan Divisi II. Penentuan peringkat divisi berdasarkan prestasi yang pernah diperoleh dalam perlombaan, festival atau seleksi yang pernah diadakan PDBI Pusat dan Daerah. Sedang Kelas A Divisi IV peserta baru, atau unit pemula perlombaan. Sedang dipergunakan adalah peraturan yang dihasilkan dalam ongress, yangmasih pula disampaikan untuk diberlakukan secara nasional.
Kenyataan pula bahwa mutu dan perlengkapan dari masing-masing unit drumband yang ada tidaklah sama. Untuk itu tugas PB. PDBI berusaha meningkatkan unit-unit drumband tersebut. Diusahakan pula untuk mendatangkan pelatih-pelatih luar negeri, namun berhubung faktor dana, hingga kini belum dapat terlaksana. Diterbitkan pula semacam buletin, yang diedarkan ke seluruh perwakilan atau anggota agar dapat bermanfaat bagi pengembangan mutu drumband.
*sumber http://trendmarching.or.id

SEJARAH MARCHING BAND

Menengok kembali ke jaman kuno, marching band bersumber dari seremonial militer dan keagamaan, yang dikemas dalam suatu pertunjukan yang indah atau hiburan. Dalam banyak kebudayaan, musik perang ( musik militer ) menginspirasi para pria dalam berperang, sebagi tanda untuk maju dan mundur, sebagai pendukung jiwa para prajurit dan merayakan keberaniannya
Marching band menggunakan gabungan dari alat brass, perkusi dan alat tiup kayu yang harus dibawa saat mereka berjalan. Instrumen marching band termasuk flute dan piccolo, French horns, saxophones, clarinet, trumpet, trombone, tuba, drum, cymbal dan triangle. Beberapa band memasukkan glockenspiel, xylophone ke dalam seksi perkusinya. Ada pula marching bagpipe bands.
Terdapat benda seni Mesopotamia kuno yang diperkirakan berumur 4.000 SM, yang menyerupai kettle drum. Alat perkusi seperti cymbal telah digunakan oleh masyarakat Mesir kuno, Syria, Yunani, Romawi dan Yahudi. Timpani atau tambourine adalah salah satu contoh dari alat perkusi yang tidak banyak berubah sepanjang masa.
Alat tradisional terbuat dari kulit binatang atau kulit kerang adalah sama dengan yang kita gunakan saat ini. Seperti yang digunakan oleh Canadian Ojibwa dan Cree First Nation, sama dengan masyarakat Timur tengah kuno dimana hal ini berasal. Para budak Afrika memperkenalkan xylophone ke dalam komunitas Latin pada waktu penaklukan Spanyol pada abad 16 dan 17. Drum dan castanet mengiringi taria-tarian Roma kuno. Triangle aslinya berasal dari musik Turki yang mengkombinasikan triangles dengan cymbal dan drum dengan ukuran yang berbeda.

ALAT TIUP BRASS

Alat tiup brass berasal dari beberapa nenek moyang yang luar biasa. Etruscan cornu atau sangkakala perang, berukuran 126 x 55 inch, yang ukurannya terlalu besar untuk dipakai di marching band saat ini. Tetap saja alat ini menjadi alat yang penting di lingkungan militer dari waktu ke waktu juga dimainkan pertarungan gladiator. Etruscan juga menggunakan lituus yang terlihat dan terdengar seperti tuba pada saat ini.
Sangkakala berumur 2000 SM. Pertama kali digunakan sebagai sangkakala untuk berburu, French Horns dibuat di Prancis pertengahan abad ke 16. Dibutuhkan 12 kaki pipa gulung yang menghasilkan 12 suara, rangkaian harmoni alami. Pada tahun 1750an, para musisi mulai menggunakan tangan pada bells( ujung depan ) dan memasukkan lebih banyak lagi not. Valve baru digunakan pada abad 19an. Trombone pertama atau yang pernah disebut“sack-buts” tercatat di abad ke 14. Pada abad ke 15an terdapat 3 jenis ukuran trombones; alto, tenor dan bass. Mendekati abad ke 18 bagian depan trombone menjadi lebih mengembang.
Trumpet, pertama dibuat pada jaman kuno berasal dari kulit kerang, yang selanjutnya dibuat dari perak atau perunggu oleh masyarakat Mesir yang juga menambahkan panjang, pipa lurus dan bells yang mengembang. Dua buah trumpet ditemukan dimakam Tutankhem atau Pharaoh Mesir atau raja.
Lama kelamaan pengembangan menghasilkan perubahan dalam pembuatan alat dan perubahan suaranya. Contohnya Bluehmel piston valve, diciptakan pada tahun 1820an memungkinkan alat tiup untuk bermain not bawah. Piston valve ini memudahkan dalam penemuan trumpet kromatik, bentuk S dari trumpet yang kita kenal saat ini. Tidak seperti trumpet modern trumpet kuno sangat sederhana dan hanya dapat bermain nada-nada natural.
Tuba modern dipatenkan pada tahun 1835 oleh Prussian bandmaster Friedrich Wilhelm Wieprecht dan Johan Gottfried Moritz. Tuba marching band yang biasanya adalah baritone tuba, juga disebut euphonium atau sousaphone 3 valve. Tuba Marching bugle biasa digunakan saat ini di drum and bugle corps.

MUSIK MARCHING BAND

Sampai tahun 1600an, para musisi militer belajar musik mereka dengan meniru satu sama lain. Pada abad ke 17, composer mulai menulis musik terutama untuk marching band. Jean Baptiste Lully, composer dan musisi Prancis adalah composer pertama yang menulis dan mengeluarkan partitur drum. Seiring dengan waktu, bada lebih banyak lagi composer yang menulis musik marching untuk band, termasuk Johann Sebastian Bach dan Wolfgang Amadeus Mozart. Pada usia 29 tahun, Franz Joseph Haydn menulis musik mars untuk kelompok militer
C.P.E Bach menulis beberapa sonata outdoor dan Michael Haydn menulis sebuah mars band Turki. Hector Berlioz menulis buku pertama orkestrasi. Dia juga menulis untuk brass band untuk 108 anggota band.

SERAGAM MARCHING BAND

Secara tradisional, seragam pemain band militer menggunakan renda dan pita untuk membedakan dengan seragam prajurit biasa. Sejak komandan ingin mereka mengetahui dimana posisi prajurit pemberi tandanya setiap saat, maka pemain drum menggunakan seragam yang mudah dilihat. Seperti band sekolah yang semakin popular, anggota marching band menggunakan warna-warna sekolah. Saat ini, seragam band juga memasukkan celana panjang, bretel, jaket dan sarung tangan. Helm dengan tali dagu dan beberapa aksesoris lainnya yang kadang-kadang digunakan. Sepatu kadang-kadang dilapisi lagi untuk menghindari percikan lumpur.
Sekitar tahun 1923 kontes dan festival band mulai digelar. Pada tahun 1960an marching band mulai popular dan beberapa kejuaraan mulai berkembang. Pada tahun 1970an pola drill simetris mulai popular. Twirling baton dan swing flags menjadi bagian terbanyak dalam show dan band-band Amerika selalu mengibarkan bendera U.S.A dalam setiap penampilan rutinnya. Pemain perkusi cenderung berada pada jarak garis 50 yard bersama dengan garis banner di belakang lapangan.
Pada tahun 1980an, colorguard dan perkusi mengambil bagian yang lebih besar dalam penampilan. Langkah menjadi lebih cepat dan skill colorguard l dituntut lebih banyak lagi. Musiknyapun menjadi lebih sulit mulai dari musik klasik oleh composer seperti Dvorak dan Stravinsky hingga musik popular dan lagu-lagu penampilan
Tahun 1990an terlihat seragam yang lebih menyala dan drill colorguard yang lebih berani. Marching band dituntun untuk mengerjakan lebih banyak lagi permintaan dan musiknya lebih bervariasi. Tuning marching band bisa sangat berbeda seperti Phantom of the Opera, Beatle’s song, atau musik dari Titanic dan God Bless the Child. Saat ini penampilan band hanya bisa dibatasi oleh imajinasi bandnya sendiri.

APA ITU DRUM CORPS ?

Drum corps saat ini adalah sebuah kompetisi marching band yang terdiri dari brass, perkusi dan colorguard. Drum corps mempunyai sejarah yan panjang dan bervariasi. Drum Band Connecticut’s Mattatuck dimulai pada tahun 1767 dan masih mempunyai anggota hingga melewati 230 tahun. John Philip Sousa menulis sebuah instruksi manual untuk Drum and Bugle corps di tahun 1886. Hall of Fame Drum Corps dimulai pada tahun 1966.
Boston Crusader dinyatakan sebagai anggota kehormatan oleh almarhum Presiden John F.Kennedy, dan mereka adalah unit drum corps pertama yang membawa bass drum double secara horizontal. Blue Devils adalah unit drum corps pertama yang memenangkan setiap caption di final DRUM CORPS INTERNATIONAL ( DCI ). Royal Crusader mencatat rekor dunia pada 16 April 1978 untuk bermain drum secara konstan berjalan sejauh 20 mil. Pada tahun 1979 Phantom Regiment mendapat nama Baskin-Robbins ice cream setelah mempromosikan kejuaraan DCI wilayah utara di Ypsilanti. New York Lancers tampil dalam Sesame Street untuk menerangkan mengenai ritme.
*sumber http://nawalaposindo.org
Disarikan dari buku Let’s Go Team Marching Band Competition

Labels:

PELATIHAN DRUM BAND

PEMBAGIAN DIVISI YANG ADA DIDALAM
MARHING BAND/ DRUM CORPS


1. DIVISI PERCUSSION BATTREY
  • Snare drum
  • Quint Tom
  • Bass drum
  • Hand Cymbal
2. DIVISI PIT INSTRUMENT (PERCUSSION IN TONE)
  • Marching bells
  • Xylophone
  • Vibraphone
  • Marimba
  • Timpani
  • Chimes Orchestra
  • Cymbal, Grand Casa, dan Asesoris lainnya

3. DIVISI BRASS
  • Trumpet
  • Flugel horn
  • Melophone/Frenc Horn
  • Baritone
  • Tuba
  • Contra tuba

4. COLOUR GUARD
  • Bendera/Flag standart
  • Big Flag
  • Flag Angel
  • Rifel/senapan
  • Sabre/pedang
  • Air Blade

JENIS-JENIS PENGELOMPOKKAN ALAT MARCHING BAND
Instrumen yang digunakan dalam penampilan marching band umumnya dapat dikelompokkan pada beberapa kategori menurut jenis dan cara memainkan alat marching band. Pengelompokkan alat marching ini secara tidak langsung pula mempengaruhi struktur organisasional kepelatihan yang umumnya dispesifikasikan menurut kategori-kategori alat drum band tersebut, masing-masing kategori alat band memiliki pelatih tersendiri. Selain kepelatihan, pengelompokkan alat drum ini umumnya berpengaruh pula pada perilaku sosial para pemain marching drum band yang terlibat dengan menciptakan kelas-kelas social drum band non-formal yang membentuk kebanggaan kelompok.

Instrumen musik tiup
Pada mulanya ragam instrumen musik tiup yang digunakan dalam marching band identik dengan yang digunakan drum band. Namun pada perkembangannya, beberapa jenis instrumen musik tiup seperti cornet, clarinet, flugelhorn, saksofon (termasuk di dalamnya sofrano, alto, dan tenor), trombone, sousaphone, dan flute yang jamak digunakan alat drum band sudah ditinggalkan. Umumnya instrumen musik tiup yang digunakan dalam permainan marching drum band menggunakan nada dasar B? atau F. Jenis instrumen itu antara lain terompet, french horn, mellophone, tenor horn, baritone, euphonium, contra bass / tuba.

Instrumen musik perkusi
Instrumen musik perkusi dalam kelompok ini merupakan jenis instrumen bergerak yang dibawa oleh pemain dan dimainkan dalam barisan seperti halnya instrumen musik tiup. Seksi yang memainkan instrumen musik perkusi sambil berjalan disebut juga sebagai drumline atau battery. Ragam instrumen musik perkusi yang digunakan alat marching umumnya lebih sedikit dari yang digunakan pada permainan alat marching band. Contoh instrumen ini antara lain snare drum, drum tenor / quint, drum bass, simbal.

Instrumen pit (statis)
Instrumen pit pada dasarnya merupakan instrumen musik perkusi yang bernada. Pada penampilan alat band umumnya jenis instrumen ini bersifat statis, pemainnya tidak ikut dalam barisan seperti kelompok instrumen lainnya melainkan memainkannya di bagian depan lapangan yang digunakan dalam penampilan. Ragam jenis instrumen yang digunakan alat drum band umumnya lebih bervariatif dibandingkan drum band. Beberapa grup marching band bahkan terkadang merakit sendiri instrumen pit untuk menghasilkan suara-suara unik dalam musik yang dimainkan. Jenis instrumen ini antara lain xylophone, vibraphone, marimba, simbal, gong Cina, timpani, drum bass konser, tubular bell.

Labels:

May 14, 2009

SEPATU MAYORET


© 2008 PENGRAJIN dan DISTRIBUTOR ALAT DRUM BAND, SEMI HTS, MARCHING BAND DAN SERAGAM |  free template by Blogspot tutorial